CatatanHarian.id – Tradisi nyorog kembali diperkenalkan Kumpulan Orang-Orang Depok (KOOD) pada Lebaran Depok 20206, di Alun-Alun Kota Depok, Sabtu (9/5/2026). Pada Lebaran Depok, Ketua KOOD, Ahmad Dahlan melakukan tradisi nyorog kepada Wali Kota Depok, Supian Suri.
Tradisi nyorog merupakan budaya khas Betawi Depok berupa mengantarkan bingkisan makanan kepada orang yang lebih tua maupun kepada pemimpin sebagai simbol penghormatan, kebersamaan, dan mempererat tali silaturahmi.
Ahmad Dahlan mengatakan, tradisi nyorog sudah menjadi budaya masyarakat Betawi Depok sejak dahulu dan biasa dilakukan menjelang Ramadan maupun Hari Raya Idulfitri.
“Nyorog itu mengantarkan makanan kepada saudara yang lebih tua atau pimpinan. Nah tadi Baba nyorog ke Wali Kota Depok,” ujar Dahlan.
Dahlan menjelaskan, adapun bingkisan nyorog biasanya berisi makanan khas Betawi yang dimasukkan ke dalam rantang ataupun hasil pertanian masyarakat sebagai bentuk penghormatan dan kepedulian sosial.
Dahlan menuturkan, tradisi tersebut juga menjadi sarana menjaga keguyuban dan mempererat hubungan antarmasyarakat tanpa memandang status sosial maupun jabatan.
“Tidak ada strata, biar kata dia pejabat atau siapa. Budaya makan ambengan, main cogroh aja itu mengajarkan kita bahwa manusia itu setara,” pungkas Dahlan.








