CatatnHarian.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Bojongsari menggelar pelatihan kaderisasi remaja, sebagai upaya membentuk generasi muda yang tangguh dan anti terhadap kenakalan remaja, serta penyalahgunaan narkoba. Kaderisasi remaja diikuti 70 peserta yang diharapkan menjadi relawan di lingkungan masyarakat.
Camat Bojongsari, Rijal Farhan mengajak para peserta untuk bersama menjaga kondusivitas wilayah. Remaja merupakan masa depan bangsa sehingga perlu dilindungi dari perbuatan yang dapat merugikan.
”Kami Forkopimcam Bojongsari telah berkomitmen dengan penandatanganan deklarasi beberapa waktu lalu bersama MUI, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda, menjadikan Kecamatan Bojongssari bebas dari toko tramadol dan obat terlarang lainnya,” ujar Rijal, Sabtu (13/9/2025).
Sementara, Ketua MUI Kecamatan Bojongsari, KH Ahmad Jalaludin Kamal, meminta remaja yang mengikuti pelatihan dapat memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan kepada para remaja lainnya. Nantinya kaderisasi remaja yang dilakukan MUI Bojongsari mampu menjadi agen perubahan positif di lingkungannya.
”Kita harus terus membimbing dan mengarahkan remaja kita agar tidak terjerumus dalam kenakalan remaja yang dapat merugikan masa depan mereka dan masyarakat,” ucap Ahmad Jalaludin Kamal.
Diharapkan, para peserta dapat menjadi pelopor dalam menggerakkan generasi muda untuk menjauhi narkoba dan kenakalan remaja, serta berkontribusi dalam membangun bangsa.
”Kami berharap, dari setiap kelurahan, ada 10 orang yang bisa mengajak teman-teman sebaya mereka untuk menjauhi narkoba dan kenakalan remaja. Kami juga bekerja sama dengan pihak kepolisian, Koramil, dan BNN untuk memberikan dukungan dan pencerahan,” jelas Ahmad Jalaludin Kamal. (RCH)









