PT Karabha Digdaya dan IJTI Depok Gelar Innovation Challenge Penanganan Sampah

Menu

Mode Gelap

News · 20 May 2026 05:18 WIB

PT Karabha Digdaya dan IJTI Depok Gelar Innovation Challenge Penanganan Sampah


					PT Karabha Digdaya dan IJTI Depok Gelar Innovation Challenge Penanganan Sampah Perbesar

CatatanHarian.id – Peringatan hari ulang tahun ke-27 Depok, isu sampah kembali menjadi perhatian. Di tengah persoalan volume sampah yang terus meningkat, sejumlah komunitas dan pelaku usaha mencoba menawarkan jalan keluar melalui pendekatan inovasi dan kolaborasi warga.

PT Karabha Digdaya bersama Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia atau IJTI Depok menggelar Innovation Challenge, sebuah kompetisi yang mendorong masyarakat menghadirkan gagasan kreatif terkait pengelolaan sampah dan inovasi lingkungan.

Kegiatan itu mempertemukan peserta dari berbagai latar belakang yang membawa beragam konsep penanganan sampah. Sebagian menawarkan sistem pengolahan limbah rumah tangga, sebagian lain mempresentasikan pemanfaatan sampah menjadi produk bernilai ekonomi hingga digitalisasi pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular.

Dari sejumlah peserta, inovasi bertajuk “Greenova” karya Sangkara keluar sebagai juara pertama. Dewan penilai menilai konsep tersebut memiliki pendekatan kreatif sekaligus berorientasi keberlanjutan dalam menangani persoalan sampah.

Posisi kedua diraih Muhammad Ariiq Nurfidani lewat gagasan “Digitalisasi Ekonomi Sirkular”. Inovasi itu menitikberatkan pada pemanfaatan teknologi untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah sekaligus membuka peluang pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Adapun juara ketiga diraih Bank Sampah Tugu Anggrek 5 melalui inovasi “Sirkulasi Hijau”, yang berfokus pada penguatan sistem pengelolaan sampah berbasis partisipasi lingkungan dan keterlibatan warga.

Pelaksana Tugas Corporate Secretary PT Karabha Digdaya, Andy Revy Rohadian, mengatakan kompetisi tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap upaya membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah berkelanjutan di Depok.

“Melalui Innovation Challenge ini kami ingin menghadirkan ruang kolaborasi dan kreativitas, sehingga muncul ide-ide baru yang bisa diterapkan untuk membantu penanganan sampah di Kota Depok,” ujar Andy dalam keterangannya.

Ketua IJTI Depok, Iyung Rizki, menilai persoalan sampah tidak dapat diserahkan sepenuhnya kepada pemerintah. Menurut dia, keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan perubahan.

“Permasalahan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama. Kami berharap inovasi yang lahir dari kegiatan ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Iyung.

Kompetisi tersebut menjadi salah satu upaya mendorong lahirnya solusi alternatif di tengah tantangan pengelolaan sampah perkotaan yang semakin kompleks. Selain menjadi ruang adu gagasan, kegiatan itu juga diharapkan dapat memperkuat budaya inovasi lingkungan di tengah masyarakat Depok.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

PT Immortal Klaim Sudah Akomodasi Tuntutan Buruh

19 May 2026 - 16:05 WIB

PDI Perjuangan Jabar Berikan Penguatan Kader Banteng di Depok

11 May 2026 - 06:52 WIB

Lebaran Depok Tumbuhkan UMKM Dan Budaya

10 May 2026 - 05:21 WIB

Depok Rumah Kita Jadi Penyemangat Lebaran Depok

10 May 2026 - 05:03 WIB

Ogoh Ogoh Hingga Barongsai Ramaikan Lebaran Depok

10 May 2026 - 04:54 WIB

Lebaran Depok Jadi Momentum Solidaritas Dan Kebersamaan

10 May 2026 - 04:44 WIB

Trending di News