Lurah Duren Seribu Targetkan Pencapaian 100 Hari Kerja

Menu

Mode Gelap

News · 30 Jun 2025 11:28 WIB

Lurah Duren Seribu Targetkan Pencapaian 100 Hari Kerja


					Lurah Duren Seribu, Ahmad Sabani bersama Camat Bojongsari, Rizal Farhan saat mendampingi Ketua TP PKK Kota Depok, Cing Ikah dalam pengumpulan minyak jelantah. (Rahcmat CH) Perbesar

Lurah Duren Seribu, Ahmad Sabani bersama Camat Bojongsari, Rizal Farhan saat mendampingi Ketua TP PKK Kota Depok, Cing Ikah dalam pengumpulan minyak jelantah. (Rahcmat CH)

Catatanharian.id – Lurah Duren Seribu, Ahmad Sabani berusaha membuktikan diri menjalankan amanah Pemerintah Kota Depok, menjalankan setiap program pemerintah. Usai menuntaskan program 30 hari kerja, kini Sabani mengejar target program 100 hari kerja.

Sabani mengatakan, usai dilantik menjadi lurah, Sabani berusaha menyelsaikan target 30 hari kerja. Adapun target tersebut yakni mengumpulkan minyat jelantah, mendukung target Pemkot Depok meraih rekor MURI.

“Saya langsung start sosialisasi kemasyarakat dan mengedukasi jangan sampai masyarakat  membuang minyak jelantah di kebun atau ke saluran air,  itu akan mencemarkan lingkungan,” ujar Sabani, Senin (30/6/2025).

Sabani mengedukasi masyarakat dengan mengumpulkan minta jelantah untuk ditukarkan dengan uang. Setiap satu liter minyak jelantah akan di beli seharga Rp5 ribu per liter.

“Alhamdulillah masyarakat sangat antusias mengumpulkan minyak jelantah, semula target bisa terkumpul 2.052 liter, sekarang sudah terkumpul 3.102 liter, banyak yang baru setor  kemungkinan akan terus berambah,” jelas Sabani.

Usai menyelesaikan target 30 hari kerja, kini Sabani menatap 100 hari kerja untuk menjadikan Duren Seribu sebagai kelurahan terbersih di Kota Depok. Untuk itu, Sabani turun langsung ke tengah masyarakat, baik kegiatan formal maupun non formal.

“Kita melakukan edukasi pelatihan pemilihan sampah sehingga masyarakat memilah sampah organik dan anorganik,” terang Sabani.

Sabani akan membuat database potensi ditiap wilayah dengan tujuan mengetahui dan mendeteksi dini permasalahan masyarakat. Pada sisi pembangunan, sabani akan berkoordinasi dengan pemangku lingkungan terkait anggaran peningkatan pembangunan Rp300 juta per RW pada 2026.

“Makanya dari sekarang saya akan intervensi kepada RT,RW untuk membuat profil tiap potensi apa yang ada di tiap RT dan RW. Kemudian juga potensi masalah yang belum diselesaikan, itu baik masalah klasik maupun masalah yang baru,” ucap Sabani.

Sabani mengungkatkan, data yang tengah disusun di tiap RW akan dilakukan digitalisasi data. Nantinya, akan memudahkan Kelurahan Duren Seribu pada penanganan di tingkat lingkungan.

“Kita berdayakan anak-anak muda yang ahli IT, untuk membuat aplikasi, supaya ‎lebih detail melalui data yang kita suguhkan,” ungkap Sabani.

Artikel ini telah dibaca 112 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

IJTI Depok Bersama PT Karabha Digdaya Sebar Daging Qurban

28 May 2026 - 07:42 WIB

IJTI Depok Gandeng Human Initiative Berbagi Kebahagian Kurban

28 May 2026 - 07:31 WIB

“Suamiku Lukaku” Hadirkan Kampanye Mental Health Lewat Fun Run, Ajak Anak Muda Bicara Relasi Sehat

24 May 2026 - 08:47 WIB

Dirjen Keuda Terima Penghargaan Digital Innovation Awards 2026

23 May 2026 - 10:51 WIB

Mendikdasmen Resmikan Sekolah Bakti Mulya 400 Depok

23 May 2026 - 08:31 WIB

Menteri KLH Sebut Indonesia Sebagai Negara Biodiversity

22 May 2026 - 06:14 WIB

Trending di News