Dirjen Keuda Fatoni Minta Daerah Kreatif dan Inovatif

Menu

Mode Gelap

Bisnis · 13 May 2026 05:27 WIB

Dirjen Keuda Fatoni Minta Daerah Kreatif dan Inovatif Mencari Sumber Pendapatan


					Dirjen Keuda Agus Fatoni pada Kegiatan Monitoring, Evaluasi, Fasilitasi Pengelolaan Keuangan Daerah dan Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintah Daerah, di Ballrom Komplek Perkantoran Pemerintah Kota Pekanbaru, Senin, 4 Mei 2026. Foto : Istimewa Perbesar

Dirjen Keuda Agus Fatoni pada Kegiatan Monitoring, Evaluasi, Fasilitasi Pengelolaan Keuangan Daerah dan Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintah Daerah, di Ballrom Komplek Perkantoran Pemerintah Kota Pekanbaru, Senin, 4 Mei 2026. Foto : Istimewa

Catatanharian.id – Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Agus Fatoni, mendorong pemerintah daerah untuk lebih kreatif dan inovatif mencari sumber pendapatan, guna mendukung percepatan pembangunan di tengah dinamika global yang penuh tantangan.

Hal tersebut disampaikan dalam Kegiatan Monitoring, Evaluasi, Fasilitasi Pengelolaan Keuangan Daerah dan Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintah Daerah yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Pekanbaru, di Ballrom Komplek Perkantoran Pemerintah Kota Pekanbaru, Senin (4/5/2026).

Fatoni menekankan bahwa pemerintah daerah perlu mengoptimalkan berbagai sumber pembiayaan secara kreatif dan kolaboratif, tidak semata bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“agar pendapatan daerah ini bisa meningkat, ada beberapa alternatif pembiayaan yang bisa kita lakukan, bagaimana kita melakukan inovasi melakukan terobosan dalam rangka peningkatan PAD khususnya peningkatan pajak dan Retribusi Daerah” ujar Fatoni.

Ia menjelaskan, salah satu skema yang dapat dioptimalkan adalah kerja sama pemerintah daerah dengan badan usaha (KPDBU), yang memungkinkan pembangunan infrastruktur dilakukan lebih cepat dengan dukungan pihak swasta.

Selain itu, pemanfaatan tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) juga dinilai memiliki potensi besar apabila dikelola secara terarah dan terkoordinasi oleh pemerintah daerah.

Fatoni turut mendorong optimalisasi peran Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) serta berbagai sumber pembiayaan lain yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung program pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Pembiayaan pembangunan tidak harus selalu bersumber dari APBD, namun dapat diperkuat melalui sinergi dengan berbagai pihak, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat,” katanya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa penguatan koordinasi, peningkatan kapasitas aparatur, serta pemahaman terhadap berbagai skema pembiayaan menjadi kunci dalam mengimplementasikan creative financing secara efektif di daerah.

“Dengan langkah tersebut, pemerintah daerah diharapkan mampu meningkatkan kemandirian fiskal, mempercepat pembangunan, serta menghadirkan pelayanan publik yang lebih optimal dan berkelanjutan,” jelasnya.

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Jumat Berkah, BRI Bekasi Harapan Indah Gaungkan Semangat Berbagi

5 August 2026 - 05:12 WIB

BRI KC Warung Buncit Tawarkan Solusi Keuangan dan Layanan Langsung di UMKM 5K Run

28 July 2026 - 07:15 WIB

Transaksi Pakai BRImo di Hachi Garden, BRI Radio Dalam Beri Cashback 30 Persen

25 July 2026 - 11:59 WIB

BRI Dukung Penuh Harkopnas 2026 di Indonesia Arena

24 July 2026 - 07:01 WIB

BRI Menara BRILiaN Turut Berpartisipasi dalam Seminar Nasional Koperasi Desa Merah Putih, Dorong Kedaulatan Ekonomi Rakyat

20 July 2026 - 11:49 WIB

BRI BO Gatot Subroto Tebar 90 Paket Jumat Berkah ke Panti Asuhan Khoirul Ittihad Jakarta

11 July 2026 - 11:42 WIB

Trending di Bisnis