Novi Anggriani Jabarkan Dampak Negatif Perang bagi Anak - Catatan Harian

Menu

Mode Gelap

Internasional · 25 Jun 2025 08:40 WIB

Novi Anggriani Jabarkan Dampak Negatif Perang bagi Anak


					Pemerhati perempuan dan anak asal Depok Novi Anggriani menyerukan untuk menghentikan perang. Foto : Istimewa Perbesar

Pemerhati perempuan dan anak asal Depok Novi Anggriani menyerukan untuk menghentikan perang. Foto : Istimewa

CatatanHarian.id – Pemerhati perempuan dan anak asal Depok Novi Anggriani menyerukan untuk menghentikan perang, sebab dampak negatif yang ditimbulkan bagi anak sangat besar.

Diketahui, saat ini seluruh mata dari penjuru dunia tengah memperhatikan konflik di timur tengah, setelah negara zionis menyerang Iran dan kemudian dibalas Iran dengan serangan rudal.

Sebelumnya, negara zionis pun terus melancarkan agresi militer mereka terhadap Palestina yang mengakibatkan banyak korban jiwa.

Menurut Novi, perang membawa dampak negatif yang besar bagi anak-anak, mencakup cedera fisik, trauma psikologis, dan gangguan perkembangan.

“Mereka rentan terhadap kekerasan, eksploitasi, dan kehilangan anggota keluarga serta tempat tinggal,” tutur Novi Anggriani, Rabu, 25 Juni 2025.

Kemudian, lanjut Ketua Nadi Center ini, dampak perang pada anak-anak juga meluas hingga ke masalah sosial, ekonomi, dan kesehatan, termasuk malnutrisi dan penyakit.

“Contoh dampak fisik, anak-anak lebih berisiko mengalami cidera fisik akibat tembakan atau serangan dalam perang,” papar Novi.

Selain itu, perang berkepanjangan juga mengakibatkan pasokan makanan dan air terganggu, sehingga anak-anak rentan mengalami malnutrisi dan kelaparan.

“Mereka mau mendapat gizi seimbang dari mana, di tengah kekacauan perang, untuk dapat mengenyangkan perut saja dirasa sulit,” geram Novi.

Terlebih, kata Novi, perang juga mengakibatkan krisis kesehatan dan wabah penyakit, hal ini lagi-lagi yang berisiko tinggi ada di anak-anak.

“Anak-anak masih rentan jika terjadi krisis kesehatan, sampai adanya wabah. Imunitas mereka masih lemah,” kata Novi.

Perang juga menyebabkan dampak psikologis pada anak, seperti trauma akibat paparan kekerasan, kehilangan sanak saudara, hingga suasana di pengungsian yang tidak baik.

“Belum lagi saat perang, banyak anak yang kehilangan orang tua, keluarga hingga tempat tinggal, tentunya dapat menyebabkan trauma berkepanjangan,” ujar Novi.

Karena itu, pemerhati perempuan dan anak asal Depok yang kini menetap di Boston, Amerika menyerukan agar seluruh komunitas internasional bersatu menyuarakan perdamaian.

“Tentu dalam berbagai aspek, banyak dampak negatif yang akan ditimbulkan, terutama bagi anak-anak,” ucap Novi Anggriani.

Artikel ini telah dibaca 35 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Dirjen Keuangan Daerah Agus Fatoni Uraikan Pentingnya KPBU Bagi Daerah

28 July 2026 - 20:39 WIB

Imigrasi Depok Perkenalkan Sekolah Kedinasan Kepada Siswa

23 July 2026 - 05:12 WIB

Pemkot Depok Gelar Nobar Piala Dunia, Ini Lokasinya

19 July 2026 - 09:35 WIB

Forkopimda Depok Mancing Bersama Pada Hari Bhakti Adhyaksa

19 July 2026 - 09:29 WIB

Polsek Bojonggede Gulung Komplotan Maling Spesialis Mobil Bak

19 July 2026 - 04:04 WIB

22 Tim Hadroh dan Marawis Unjuk Gigi di Bulan Bung Karno PDI Perjuangan Depok

28 June 2026 - 08:55 WIB

Trending di News